Masalah Kesehatan Yang Bisa Terjadi Karena Tertelan Minyak Tanah Dan Pertolongan Pertama Yang Harus Dilakukan
Siapa yang mau menelan atau minum minyak tanah ? Gila apa ?
Meski berbentuk cairan, Minyak tanah kan merupakan salah satu hasil tambang dari dalam bumi, jadi memang bukan untuk diminum. Melainkan, misalnya untuk menyalakan kompor minyak, membersihkan dan menghilangkan noda atau kerak yang membandel serta untuk bahan pelarut cat, jika kebetulan tidak ada thinner. Minyak tanah juga digunakan sebagai pilicin pada alat pemotong kaca.
Namun dari beberapa kejadian, fakta orang yang salah minum minyak tanah memang terkadang terjadi. Umumnya karena kondisi yang sedang bingung atau tergesa-gesa, orang tanpa sengaja meminum minyak tanah, karena disangkanya sebagai air putih, terutama ketika ditempatkan di dalam botol plastik yang bening.
Beberapa orang bahkan ada yang secara sengaja minum minyak tanah.
Sebab orang-orang ini mempercayai mitos bahwa dengan minum minyak tanah dipercaya dapat menggugurkan janin dalam kandungan !
Lalu apa akibat yang bisa terjadi ketika minum minyak tanah atau secara tidak sengaja tertelan minyak tanah ?
Ketika secara tidak sengaja orang meminum minyak tanah, karena rasanya yang panas dan getir, biasanya akan langsung dimuntahkan kembali. Sehingga biasanya tidak akan memberikan dampak kesehatan yang terlalu membahayakan. Paling-paling akan terasa sangat panas pada tenggorokan dan dalam perutnya.
Namun jika minyak tanah ini terminum atau tertelan dalam jumlah banyak dan tidak dimuntahkan, akibatnya akan sangat fatal bagi kesehatan tubuh.
Akan bisa terjadi reaksi yang hebat yang bisa berlangsung dalam hitungan menit hingga beberapa jam saja, yang kemudian berakibat pada keracunan akut, terjadinya perdarahan, hingga bronkopneumonia ( apabila sampai diaspirasi ke dalam paru- paru ) yang berpotensi menimbulkan kematian.
Secara lebih terperinci, masalah kesehatan yang bisa terjadi karena tertelan minyak tanah sekurangnya adalah sebagai berikut :
1. Menimbulkan rasa terbakar yang hebat pada mulut, tenggorokan, esofagus, dan juga Ulkus atau lambung.
2. Menimbulkan sensitisasi jantung terhadap kateolamin eksogen dan juga endogen.
3. Akan mengganggu susunan saraf, yang dapat berupa timbulnya rasa kantuk yang hebat atau bahkan hingga terjadi koma.
Hebatnya proses ini bisa terjadi hanya dalam meiet saja sesaat setelah menelan minyak tanah dalam jumlah banyak.
4. Menimbulkan bronkopneumia pada paru- paru.
5. Menyebabkan terjadinya kerusakan organ dalam tubuh.
Kerusakan yang bisa terjadi misalnya kelainan degeneratif, perdarahan kecil pada organ hati, ginjal, limpa, dan juga sumsum tulang.
Lalu bagaimana cara memberikan pertolongan pada orang yang tertelan minyak tanah ?
Untuk mencegah agar minyak tanah yang terlanjut terminum ini tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, sebelum bisa mendapatkan pertolongan medis yang memadai, tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan pada orang yang tertelan minyak tanah adalah :
• Rangsang agar penderita sedapat mungkin memuntahkan isi perutnya.
Cara yang bisa dilakukan antara lain dengan :
• Memberi minum air putih sebanyak mungkin.
Air putih selain dapat merangsang penderita untuk muntah, juga dapat sedikit menetralisir efek peracunan dari minyak tanah
• Beri minum dengan susu, sebanyak yang mampu.
Jika air putih ternyata tidak mempan, maka beri minum penderita dengan susu sebanyak yang ia mampu untuk meminumnya. Ketika orang minum susu dalam jumlah banyak, biasanya orang akan merasa mual hingga menyebabkan muntah.
• Berikan minum dengan air kelapa.
Selain susu, gunakan pula air kelapa agar diminum penderita. Air kelapa berfungsi untuk mengurangi dampak peracunan dari minyak tanah.
• Beri oksigen, juga dalam jumlah banyak.
• Apabila dirasa perlu perlu, berikan pula larutan infus.
• Sebagai langkah profilaksis, berikan antibiotik pada penderita
• Dan terakhir berikan kafein apabila sampai terjadi depresi susunan pada saraf pusat.
Nah itulah beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi karena tertelan minyak tanah dan bagaimana serta apa Pertolongan Pertama yang harus dilakukan untuk menjaga agar pasien tidak mendapatkan dampak kesehatan yang lebih parah.
Lihat juga :