6 Masalah Kesehatan Yang Bisa Terjadi Jika Sampai Tertelan Pasta Gigi
Yang namanya musibah, kadang setiap saat bisa terjadi. Bahkan ketika sudah sangat berhati-hati.
Misalnya pada balita atau anak kecil.
Karena kemampuannya yang memang masih terbatas, mereka kerap kali secara tidak sengaja menelan pasta gigi saat menggosok gigi.
Hal inilah yang menjadikan para ibu khawatir, akan terjadi “apa-apa” pada anak kesayangan mereka. Sebab sebagaimana diketahui yang namanya pasta gigi dibuat dari berbagai macam bahan kimia..
Sebenarnya “kecelakaan” menelan pasta gigi secara tidak sengaja, jika hanya terjadi sekali dua kali tidak akan memberikan efek kesehatan yang berbahaya.
Namun ketika sampai tertelan pasta gigi dalam jumlah yang cukup banyak dan terjadi secara terus menerus, memang akan bisa menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap kesehatan.
Dari berbagai macam produk pasta gigi - atau masyarakat menyebutnya sebagai odol – yang beredar di pasaran Indonesia pada umumnya dibuat dan diformulasikan dari berbagai bahan kimia, seperti : bahan detergen, fluoride, triclosan, kalsium, perasa dan juga pewarna.
Masing-masing bahan kimia tersebut memiliki dampak kesehatan tersendiri.
Namun dari sekian bahan kimia yang ada dalam Formulasi pasta gigi, bahan kimia Flouride-lah yang dianggap paling berbahaya.
Setidaknya ada 6 masalah kesehatan yang mungkin bisa terjadi jika sampai tertelan Pasta Gigi – terutama dalam jumlah banyak, dan terutama yang diakibatkan oleh Flouride, sebagai berkut :
1. Dapat terjadi Flourosis atau terhambatnya penyerapan Kalsium
Dampak pertama dan utama adalah terjadinya Flourosis.
Flourosis adalah terhambatnya proses penyerapan Kalsium dalam tubuh.
Dan ketika Flourosis terjadi, maka dampak kesehatan lanjutan yang mungkin timbul antara lain :
menyebabkan penurunan IQ, terjadinya gangguan sistem saraf, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan terjadinya kerapuhan tulang serta menghambat pertumbuhan, terutama pada anak.
2. Munculnya bintik kuning pada gigi
Pada kasus Flourosis lainnya, yaitu ketika jumlah Fluoride yang tertelan terlalu banyak atau berlebih, pada gilirannya dapat menyebabkan ketidak sempurnaan dalam pembentukan enamel gigi.
Dan ketika pembentukan enamel gigi tidak sempurna, serta adanya retensi sisa makanan yang terakumulasi, maka akan berimbas pada proses muasal karies gigi. Timbul bintik kuning atau kecoklatan pada gigi yang bisa menyebar.
3. Terjadi kelainan pada gigi dan atau tulang
Bahan Fluoride memang berfungsi untuk melapisi struktur gigi, menjaga ketahanan gigi terhadap proses pembusukan dan pemicu proses mineralisasi. Fluoride juga dapat menjadikan email gigi lebih keras, sehingga gigi menjadi lebih kuat.
Namun ketika jumlah Fluoride terlalu berlebih justaru dapat kelainan tidak hanya pada gigi, namuan juga pada tulang.
4. Menjadi penyebab Osteoporosis
Efek lanjutannya adalah terjadinya Osteoporosis dan kerusakan sistem saraf .
5. Dapat menimbulkan Overdosis
Yang cukup mengejutkan, pada beberapa kasus, Flourosis ternyata juga bisa menimbulkan overdosis.
Ada sebuah riset dari Swedia yang mengamati kecenderungan anak untuk menelan pasta gigi secara tidak sengaja melalui air ludah saat melakukan sikat gigi, yang kemudian memicu terjadinya kasus overdosis fluoride dan gangguan lainnya, seperti : sering mengeluarkan ludah dalam jumlah banyak, tumpulnya indera perasa di sekitar mulut hingga terjadinya gangguan pernapasan layaknya penderita asma.
6. Dalam jumlah berlebih, Flouride adalah racun bagi tubuh
Sebagaimana bahan kimia lainnya, pada situasi dan kondisi tertentu Flouride juga akan “menjalani” proses kimiawinya. Yang mana ketika terjadi di dalam tubuh dan terutama jika jumlahnya berlebih, bahan kimia ini akan menjadi racun bagi tubuh.
Fakta yang cukup mengejutkan tentang Fluoride adalah, bahan dasar dalam pembuatan pasta gigi ini ternyata juga digunakan dalam proses pembuatan bom atom !
Maka coba bayangkan saja ketika bahan ini “ngendon” di dalam tubuh manusia.
Gejala peracunan dari Flouride yang umum terlihat adalah seperti terjadinya muntah, sakit kepala, dan dalam beberapa kasus akan menyebabkan kehilangan kesadaran atau pingsan.
Nah itulah setidaknya 6 masalah kesehatan yang bisa saja terjadi ketika sampai tertelan pasta gigi dalam jumlah yang berlebih atau secara terus menerus.
Jadi, sebaiknya ibu tetap mendampingi dan mengawasi si kecil saat mereka sedang menggosok gigi.
Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati ?
Jangan lupa simak juga :
