Jika Ibu Membawa Bayi Naik Pesawat, Jangan Lakukan 5 Hal Berikut Ini
Mungkin karena suatu keperluan tertentu ibu harus mengajak bayi untuk berpergian naik pesawat terbang. Pastinya cukup repot, harus membawa seabreg perlengkapan bayi, yang ini dan yang itu.
Kalau dengan mobil pribadi mungkin masih mendingan.
Tetapi karena harus dengan pesawat, biasanya ada aturan dan batasan tertentu. Belum lagi jika bayi rewel. Sehingga ibu terpaksa harus melakukan perlakukan ekstra.
Hanya saja – sekali lagi karena di pesawat – perlakuan-perlakuan tersebut justru terkadang merupakan sebuah kesalahan.
Karena itu agar perjalanan ibu bersama bayi aman dan lancar, ketika Ibu membawa bayi naik Pesawat, sebaiknya jangan lakukan 5 hal berikut ini :
1. Kurang cermat dalam memilih jadwal keberangkatan
Memang, jadwal penerbangan pesawat tidak bisa ibu tentukan, namun ibu bisa memilihnya. Sehingga harus bisa memilih jadwal penerbangan secara cermat, agar “cocok” dengan kondisi bayi.
Mengapa ?
Wajib diingat bahwa bayi memiliki jam tidur yang berbeda dengan orang dewasa.
Karena itu agar bayi ibu merasa aman dan nyaman selama penerbangan, sebaiknya usahakan agar waktu penerbangan disamakan – sekurangnya disesuaikan - dengan jam tidur bayi. Terutama sekali jika menempuh penerbangan jarak jauh, dengan waktu terbang yang cukup lama.
2. Kurang memahami atau bahkan tidak mengetahui aturan yang berkaitan dengan membawa bayi saat naik pesawat terbang
Dalam menempuh satu penerbangan, tentu saja bayi tetap butuh makan. Dan tentu saja, makanan yang paling sehat dan memenuhi kebutuhan bayi adalah ASI.
Namun tentu saja ibu merasa rikuh jika harus menyusui bayi di dalam pesawat.
Jadi alternatifnya adalah dengan membawa ASI perah. Pilihan ini tidak salah.
Namun yang harus dipahami dan diketahui adalah ada beberapa aturan di beberapa maskapai penerbangan tentang membawa ASI.
Misal ada aturan dimana ibu bisa membawa ASI perah di dalam sebuah kotak dengan ukuran 30 – 40 cm dan diperbolehkan membawa ASI perah maksimal sebanyak 1 liter, dan sebagainya.
Jadi yang penting, ibu harus memahami dan mengetahui aturan-aturan penerbangan yang berkaitan dengan bayi.
3. Tidak menyiapkan pakaian bayi dengan baik
Cara yang aman dan nyaman untuk naik pesawat terbang bersama bayi adalah dengan membuatnya tertidur lelap. Sebab dengan membuatnya tidur akan mencegahnya rewel dan memperkecil resiko.
Karena itu, sebaiknya dipersiapkan pakaian yang membuatnya merasa nyaman, sehingga bisa memberikan stimulus dan membuatnya cepat terlelap selama penerbangan dalam pesawat.
Jika bayi tidak merasa nyaman dengan pakaiannya, bisa saja menjadi rewel.
Dan harap diingat, ketika sampai rewel, pastinya ibu akan lebih repot.
Sebab pesawat bukanlah mobil pribadi yang bisa berhenti sewaktu-waktu di pinggir jalan, untuk sekedar mencari angin dan hawa segar.
4. Tidak memaksa bayi untuk tidur
Membuat bayi tertidur selama perjalanan adalah lebih baik.
Namun apabila memang tidak mau tidur, ibu tidak perlu memaksanya. Sebab bisa jadi malah membuatnya marah dan menangis.
Jika kondisinya seperti ini, yang perlu lakukan adalah tetap membuatnya tenang.
Karena itu, ibu sepertinya perlu menyiapkan selimut, mainan, atau barang kesayangan si bayi untuk membuatnya senang dan tenang selama di dalam pesawat.
Bila perlu ibu bisa mengajaknya berjalan-jalan sebentar jenak di dalam kabin pesawat, untuk membuatnya tetap tenang.
5. Malu atau tidak mau meminta bantuan pramugari
Semua ibu pasti merasa jika bayi adalah tanggung jawabnya sendiri, sehingga merasa malu atau bahkan tidak mau meminta bantuan pramugari saat berada di dalam pesawat.
Sebenarnya ibu tidak perlu merasa sungkan dan menolak meminta bantuan pramugari, terutama sekali yang berkaitan dengan masalah kesehatan dan keselamatan bayi.
Ibu mungkin lebih memahami bayinya, namun pramugari pastinya akan lebih memahami kondisi di dalam pesawatnya.
Karena itu, jika ibu butuh sesuatu – apa saja – yang bisa membantu kesehatan dan keselamatan bayi ( terutama sekali jika terjadi kondisi darurat ), segeralah minta bantuan pramugari.
Sekurangnya, mintalah penjelasan yang detil dan lengkap dari pramugari, jika ibu belum memahami.
Nah, itulah hal-hal yang sebaiknya tidak boleh ibu lakukan ketika membawa bayi naik pesawat terbang.
Itu semua tidak hanya demi kenyamanan, tetapi juga demi keamanan dan keselamatan bayi.
Lihat juga :
