5 Cara Yang Paling Ampuh Untuk Minta Maaf Pada Pacar Atau Pasangan
Yang namanya orang pacaran atau berumah tangga, tentu tidak akan pernah lepas dari khilaf dan salah. Selalu saja ada hal-hal – entah itu besar atau kecil – yang bisa membuat segala sesuatunya menjadi salah.
Jika merupakan sebuah kesalahan kecil, biasanya sih akan dapat dengan mudah dimaafkan dan dilupakan. Tetapi jika merupakan satu kesalahan besar, biasanya akan butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memaafkan. Bahkan pada beberapa orang menjadi begitu sulit untuk bisa memaafkan.
Tentu saja tidak perlu diberi contoh yang bisa termasuk satu kesalahan besar adalah berselingkuh misalnya. Setiap orang pasti tahu dan punya platform tentang seperti apa kesalahan besar itu.
Lalu jika memang benar-benar melakukan sebuah kesalahan, apa yang harus dilakukan ?
Minta maaf tentu saja.
Hanya saja untuk minta maaf terkadang juga memiliki “posisi” yang sama dengan yang memberi maaf.
Beberapa orang dapat dengan mudah untuk minta maaf.
Sedangkan beberapa orang lainnya akan merasa begitu sulit untuk mengucapkan sepatah kata “maaf”.
Terlebih lagi jika tahu ( atau menebak ) jika kesalahannya memang cukup sulit untuk dimaafkan.
Karena itu agar segala sesuatunya tidak berlarut-larut tanpa penyelesaian yang pasti, mungkin ada baiknya mengetahui bagaimana sih cara yang paling ampuh untuk meminta maaf pada pacar atau pasangan ( dan agar langsung dimaafkan ).
Setidaknya, berikut 5 triknya :
1. Meminta maaf dengan tulus
Yang pertama dan utama adalah harus dilakukan dengan tulus.
Jika sebagai pemeluk agama Islam pasti mengetahui bahwa segala sesuatunya dinilai berdasarkan niatnya.
Karena itu ketika meminta maaf, lakukan dengan tulus.
Benar-benar dari hati. Bukan hanya semata pemanis bibir atau lips service belaka.
Ketika dilakukan dengan tulus, pasti akan didengarnya.
Bukankah ada ungkapan ?
“Yang datang dari hati akan sampai ke hati. Yang datang dari mulut hanya akan sampai di telinga”. ( lalu hilang begitu saja ).
2. Meminta maaf secara bertanggung jawab
Apa maksudnya ?
Yang dimaksud dengan meminta maaf secara bertanggung jawab adalah benar-benar mengakui bahwa itu adalah kesalahan yang murni dilakukan sendiri. Tidak berusaha mengalihkan kesalahan kepada orang lain atau mencari kambing hitam.
Dengan cara ini maka sang pacar atau pasangan akan tahu jika yang bersalah memang benar-benar bersalah, sehingga memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memperbaikinya di kemudian hari.
Sebab ketika seseorang memang telah merasa dan bertanggung jawab dengan kesalahannya maka akan berusaha memperbaiki kesalahannya.
Sebaliknya, jika tidak merasa ( bertanggung jawab ) bersalah, pastinya tidak akan berusaha melakukan apa-apa.
3. Menunjukkan rasa penyesalan mendalam dan bersedia menerima hukuman
Nah jika sudah sampai pada tahap kedua – dimana sang pacar atau pasangan biasanya akan terdiam atau memikirkan kembali kemarahannya – maka harus dilanjutkan pada “trik” yang ketiga.
Tunjukkanlah rasa penyesalan yang benar-benar mendalam ( ingat ! harus tulus ) dan katakan bersedia menerima hukuman darinya.
Bukankah ada ungkapan “ tidak ada pertobatan tanpa adanya penyesalan. Dan tidak ada penyesalan tanpa hukuman ( apapun hukumannya )”.
Dengan rasa penyesalan dan kebersediaan menerima hukuman menunjukkan bahwa kita “berserah diri kepada” pacar dan memberikan persepsi bahwa ia telah memegang kendali kembali.
Agar trik ini lebih ampuh lagi, “mintalah” hukuman yang paling berat dari sang pacar.
Mengapa ?
Dengan cara ini maka si dia akan berfikir dan menimbang bahwa seberat apapun kesalahan yang telah dilakukan, sebenarnya tidaklah seburuk dengan nilai hukumannya.
Sehingga dengan kata lain, si dia mulai berfikir untuk memaafkannya.
4. Berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan lagi
Beberapa orang terkadang sulit atau takut untuk memaafkan karena khawatir, jika hari ini membuat kesalahan dan dimaafkan, maka bisa jadi kesalahan tersebut akan diulangi lagi.
Karena itulah, agar si dia tidak menduga lebih jauh, berjanjilah untuk tidak pernah mengulangi kesalahan yang telah terjadi.
Sebab ketika telah dimaafkan namun mengulanginya kembali itu namanya “ kapok lombok”, tobat sambal alias omong kosong.
Keledai saja tidak akan jatuh di lubang yang sama untuk kedua kali.
5. Dan yang terakhir, katakan bahwa kesalahan yang telah diperbuat, tidak menghasilkan dan memberi keuntungan apa-apa
Ini sangat perlu.
Sebab jika kesalahan tersebut menghasilkan dan memberi keuntungan secara pribadi, pastinya akan sulit bagi sang pacar atau pasangan untuk bisa memaafkan.
Pasalnya, si dia akan “membaca” dan tahu, jika kondisinya seperti ini, suatu saat kemungkinan besar akan terulang lagi.
Nah itulah 5 Trik yang paling ampuh untuk meminta maaf pada pacar atau pasangan ketika telah melakukan suatu kesalahan.
Tidak percaya ?
Coba saja.
Lihat juga :
