-->

Obat Yang Diminum Ibu Menyusui Dan Pengaruhnya Terhadap Bayi

Apakah Obat Yang Diminum Ibu Dapat Mempengaruhi Bayi Yang Menyusunya ? 

Jika Ibu Minum Obat, Apakah Dapat Berpengaruh Pada Bayi yang menyusu padanya ? 

Apakah bayi yang menyusu terpengaruh oleh obat yang diminum oleh ibu ? 

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas paling sering dilontarkan oleh para ibu – terutama para ibu muda - yang sedang menyusui bayinya dan kebetulan sedang mengidap penyakit atau gangguan kesehatan tertentu sehingga terpaksa harus mengkonsumsi obat.

Jawaban di atas adalah : tentu saja akan berpengaruh. 
Sebab asupan makanan bayi yang diperoleh dari ASI pada dasarnya sama dengan makanan ( dan lainnya ) yang dikonsumsi oleh ibu. Dalam hal ini termasuk juga ketika ibu sedang mengkonsumsi obat. 
Obat yang dikonsumsi oleh ibu pada akhirnya juga dapat terkandung dalam ASI yang diberikan pada bayi. 

Meskipun yang “dimakan” oleh bayi adalah inti sari dari makanan setelah melalui proses pengolahan di dalam tubuh sang ibu. 
Intinya : apa yang dimakan ibu akan bisa “masuk” dan terkandung di dalam ASI. 
Sehingga ketika bayi memang menyusu ASI maka akan terpengaruh oleh hal ini. 
Hanya saja besar kecilnya pengaruh tersebut akan sangat berbeda-beda di setiap kasusnya, tergantung oleh banyak faktor. Faktor pengaruh obat yang diminun ibu menyusui terhadap bayi 

Beberapa factor yang berperan terhadap besar kecilnya pengaruh dari apa yang dikonsumsi ( obat ) ibu terhadap bayinya, dalam hal ini antara lain : 

● Factor obat itu sendiri 

Obat yang berbeda akan memberikan pengaruh yang berbeda pula. 
- Obat-obatan yang memiliki Berat molekul (BM) besar lebih sulit untuk terdapat di dalam ASI. Dan semakin besar BM maka akan menjadi semakin sulit pula untuk “masuk” dan terkandung dalam ASI. Sebagai contoh : 
Insulin yang karena Berat molekul ( BM) –nya lebih besar dari 200, maka obat ini tidak terdapat di dalam ASI. 

http://perlengkapan-wanita.blogspot.com/2016/06/cara-memberi-obat-pada-bayi-yang-sakit-dengan-baik-dan-aman.html

- Obat yang memiliki sifat basa akan lebih mudah terdapat di dalam ASI Sebab ASI bersifat lebih asam dari pada plasma. Keasamaan atau pH dari ASI berkisar pada angka 7,0 – 7,4. 

- Masa paruh obat Obat-obatan yang memiliki masa paruh lebih lama maka akan makin lama pula berada di dalam tubuh. Itu artinya memiliki peluang yang lebih besar untuk berpengaruh pada bayi. 

-. M/P Rasio dari obat M/P rasio adalah Rasio obat di dalam ASI dibandingkan dengan di dalam plasma. Jika M/P rasio tinggi itu artinya kadar obat di dalam ASI lebih besar. 

● Faktor Ibu (yang menyususi) 

Yang termasuk dalam factor ibu antara lain : 
- Kesehatan ibu, 
Misalnya apabila sang ibu memiliki gangguan fungsi ginjal atau hati, maka ekskresi beberapa obat akan terhambat dan akan berada lebih lama di dalam ASI. 
- Cara pemberian obat Bagaimana obat dikonsumsi oleh ibu ? 
Apakah dengan oral, topical, inhalasi, I.M. atau I.V. 
- Alergi 
Pada beberapa kasus, ada bayi yang misalnya alergi terhadap obat beberapa jenis obat tertentu yang diberikan kepada ibu. 

● Factor bayi Yang termasuk dalam factor bayi, antara lain : 

-. Masa gestasi bayi 
- Usia kronologis 
- Frekuensi menyusu 
- Jumlah ASI yang dikonsumsi 

Karena obat yang dikonsumsi oleh ibu dapat berpengaruh terhadap bayi ( yang menyusu ), maka apabila ibu mengkonsumsi obat hendaknya pertimbangan factor-faktor di atas. 

Lihat juga : 

You may like these posts