Kenyataannya, Kamu Mungkin Belum Tahu Jika 10 Masalah Ini Bisa Terjadi Ketika Sering Pakai High Heels
High heels atau Stiletto atau sepatu berhak tinggi atau bahasa kerennya di ndeso adalah “sepatu jinjit” merupakan salah satu senjata andalan wanita, dari sekian banyak senjata untuk tampil menarik yang biasa digunakan wanita.
Dengan mengenakan high heels alias sepatu jinjit ini seorang wanita tidak hanya bisa tampil lebih anggun dan menarik karena kakinya terlihat jenjang, juga akan terlihat lebih tinggi dari tinggi yang sebenarnya, sehingga wanita lebih percaya diri jadinya.
Sebab yang namanya high heels memang merupakan salah satu jenis sepatu wanita yang dirancang khusus dengan hak yang menopang tumit kaki agar lebih tinggi. Dimana ( tambahan ) tinggi tumitnya bisa mencapai bersenti-senti meter, tergantung selera.
Mengingat kelebihannya itulah, sepatu high heels merupakan salah satu “perlengkapan” favorit wanita.
Itu adalah kelebihan dari sepatu high heels.
Tetapi apa kekurangan atau bahaya menggenakan sepatu high heels ?
Yakin, semua wanita pasti sudah tahu, yang intinya tidak baik bagi kesehatan.
Tetapi pertanyaannya, tidak baik bagi kesehatan yang seperti apa ?
Pada kenyataannya, ternyata ada begitu banyak bahaya atau dampak kesehatan ketika mengenakan high heels.
Dan pada kenyataannya, ada cukup banyak wanita yang mungkin belum tahu jika 10 masalah ini bisa terjadi ketika sering mengenakan High Heels :
1. Sangat beresiko terkena Varises
Secara sederhana Varises adalah terjadinya pelebaran pembuluh vena (pembuluh balik) yang terletak di kaki, sehingga kemudian ( umumnya ketika sudah parah ) terlihat menonjol keluar.
Varises memang disebabkan oleh banyak hal. Dan mengenakan high heels adalah salah satu penyebabnya.
Mengapa ?
Sebab ketika seseorang terbiasa mengenakan sepatu hak tinggi (high heels) dalam jangka panjang, maka akan memaksa kaki selalu berada dalam posisi yang berjinjit.
Posisi kaki yang terus-terusan berjinjit seperti ini, lama kelamaan akan mengakibatkan otot-otot betis, tumit serta paha menjadi tegang.
Yang pada gilirannya dapat menyebabkan pembuluh darah, terutama pada bagian kaki menjadi tertekan, dan darah tidak bisa dipompa secara sempurna untuk naik ke jantung dan seluruh tubuh.
Baca juga :
2. Menyebabkan Tendon Archilles jadi lebih pendek
Tendon archilles adalah suatu jaringan lunak yang menghubungkan jaringan otot dengan tulang yang terletak di bagian belakang tungkai kaki bawah.
Dengan mengenakan high heels, tumit kaki akan berada pada posisi terangkat, yang mana jika berlangsung terus menerus akan dapat menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis otot dan tendon di sekitar pergelangan kaki. Akibat lanjutannya Tendon Archilles jadi lebih pendek.
3. Lebih beresiko terserang kram kaki dan peradangan
Apa yang terjadi ketika bagian-bagian kaki tersebut - mulai pergelangan kai hingga paha – meregang ( bukan menegang lho ) ?
Karena meregang dan menahan menahan berat badan secara keseluruhan, maka resiko terserang kram kaki akan semkain tinggi.
Kaki akan terasa kaku dan nyeri, dan yang lebih buruk bisa menyebabkan terjadinya peradangan.
4. Menyebabkan terjadinya kerusakan kulit kaki
Saat seorang wanita mengenakan sepatu hak tinggi (high heels) – terutama yang berujung runcing / lancip, maka mau tidak mau jari-jari kaki serasa terjepit.
Ditambah harus menopang berat badan maka akan berakibat terjadinya gesekan yang dapat berakibat terjadinya kaki lecet atau terkelupas atau timbul kutil di kaki.
5. Dapat menjadi penyebab timbulnya tumor jinak
Kutil ataupun tumor jinak bisa saja muncul karena posisi kaki penggunaan high heels dapat mengakibatkan terjadinya penebalan jaringan saraf pada jari kaki.
6. Menyebabkan terjadinya perubahan gaya berjalan
Tidak hanya harus berjinjit, saat mengenakan sepatu hak tinggi atau high heels maka jangkauan langkahnya akan cenderung menjadi lebih pendek, menyentak, serta posisi kaki yang tertekuk akibat otot menerima tekanan berlebihan.
Yang ketika hal ini terbiasa dalam waktu yang lama, akan dapat menyebabkan terjadinya perubahan gaya berjalan, seperti itu.
7. Mengubah postur tubuh
Posisi dan perubahan ini pada gilirannya juga akan menjadikan punggung bagian bawah menjadi lebih melengkung dari keadaan normalnya.
Dan semakin tinggi sepatu yang dikenakan maka akan semakian melengkung punggungnya.
Eloknya kebanyakan wanita yang mengenakan high heels ini malah tidak cukup menyadari perubahan postur tubuhnya.
8. Lebih cepat menimbulkan bau kaki
Sebenarnya, mengenakan sepatu apapun – terutama jika jorok - akan bisa menimbulkan masalah bau kaki.
Namun posisi kaki yang tertekan dan meregang, akan lebih cepat menjadikan kaki berkeringat.
Dan ketika kaki lebih cepat berkeringat tentu saja berdampak pada kaki yang lebih cepat bau.
9. Morton’s neuroma
Apa itu morton’s neuroma.
Morton’s neuroma adalah sejenis cedera yang terjadi pada pertengahan telapak kaki dan jari kaki.
Cedera ini biasanya semakin lama akan terasa tajam, panas, kesemutan, dan mati rasa.
Salah satu penyebabnya adalah karena terlalu sering mengenakan sepatu berhak tinggi (high heels) – terutama yang terlalu sempit.
10.Bunions
Dan apa itu bunions ?
Bunions adalah benjolan yang menonjol pada bagian dalam kaki di sekitar jempol kaki.
Bunions ini menyebabkan kondisi kaki depan (jari kaki) menjadi tumpang tindih. Nyeri bunions ini mirip dengan jari kaki yang nyeri akibat kolesterol tinggi.
Penyebab utama Bunions adalah oleh peradangan, pembengkakan dan rasa nyeri pada permukaan sisi jempol kaki, sebagaimana yang diakibatkan dampak sepatu high heels di atas.
Nah itulah masalah yang bisa terjadi ketika terlalu sering mengenakan sepatu hak tinggi atau high heels.
Beberapa masalah tersebut mungkin telah diketahui. Sebagian lainnya, mungkin belum kamu ketahui.
Lihat juga :
