-->

Mandi Malam Setelah Berbuka Puasa Apakah Bisa Menimbulkan Rematik ?


Ingat dengan sebuah lagu dangdut, yang menyatakan tentang ketidak bolehannya mandi tengah malam ? Sebab sebagaimana “adat” atau mitos yang dipercayai oleh kebanyakan masyarakat hingga saat ini, mandi tengah malam biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sedang melakukan ritual yang tidak bener. Ritual-ritual bagi yang mempercayai dan menjalani ilmu hitam dan “jalan belakang”. 
Jika mandi tengah malam “tidak boleh” dilakukan, bagaimanakah dengan mandi malam ? boleh ? 

gambar mandi tengah malam

Beberapa orang sedari awal memang memiliki kebiasaan mandi di malam hari. Pada beberapa orang lainnya, mandi malam menjadi sebuah “kebiasaan baru”, terutama sekali ketika tiba bulan puasa Ramadhan seperti saat ini. 
Karena aktivitas atau waktu kerja yang pulangnya menjelang saat berbuka puasa, beberapa orang merasa “tanggung” untuk mandi. Jadinya langsung diteruskan untuk berbuka puasa terlebih dulu, baru kemudian mandi. Hingga akibatnya, mandinya sudah malam hari. 
Bagi yang kurang tahan, mereka mandi dengan air hangat. Namun tidak sedikit yang langsung mandi dengan air sumur / PAM yang dingin. 

Bagi yang sudah terbiasa mandi di malam hari, mungkin cuek-cuek saja. 
Namun bagi yang baru memiliki kebiasaan ini, kerap kali merasa khawatir. Sebab banyak orang yang menganggap, termasuk nasehat para orang tua yang mengatakan bahwa mandi di malam hari bisa menimbulkan reumathik. 

Apakah benar jika mandi malam memang bisa menimbulkan penyakit rematik ? Atau hanya sekedar mitos orang jaman dulu belaka ? 

Dari pada bertanya-tanya, mari simak penjelasan ahli kesehatan tentang mandi malam ini. Penyakit rematik pada umumnya diderita oleh orang-orang yang telah cukup umur atau lanjut usia. Secara alami, ketika umur seseorang bertambah, maka “pelumas” yang terdapat di antara sendi semakin berkurang, sehingga akan lebih cenderung beresiko mengalami rematik. 

Para ahli kesehatan sendiri mempercayai bahwa penyebab utama dari penyakit rematik atau nyeri sendi adalah asam urat. Dan yang namanya asam urat ini bisa dipengaruhi dan disebabkan oleh banyak hal, termasuk dalam hal makanan. 
Gampangnya bahan makanan yang mengandung purin akan menyebabkan penyakit rematik. 

Namun repotnya hampir semua makanan yang mengandung protein, juga mengandung purin. Sedangkan ketika mengurangi asupan makanan yang mengandung protein, bisa menjadikan tubuh terasa lemas. 
Dampak ini mungkin belum terasa ketika usia masih muda, namun gejala ini akan begitu kentara ketika usia telah lanjut. 
Jadi boleh dikata bahwa hampir semua jenis makanan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, meskipun dalam tingkatan yang berbeda-beda. 
Terkecuali beberapa jenis makanan tertentu, seperti jenis buah-buahan, sayuran atau air putih. 

Berdasarkan peneltian yang dilakukan, para ahli kesehatan menyimpulkan bahwa mandi malam tidak akan menimbulkan penyakit rematik. 

Anggapan yang menyatakan bahwa kebiasaan mandi malam bisa menyebabkan timbulnya penyakit rematik hanyalah mitos belaka ! 
Namun demikian kebiasaan mandi malam sangat tidak dianjurkan bagi para penderita rematik khususnya. Mengapa ? 

Pasalnya, ketika mandi di malam hari, air yang digunakan untuk mandi akan cenderung lebih dingin bila dibandingkan dengan sore hari. Air yang dingin ini akan menyebabkan persendian semakin bertambah sakit dan akan memperparah penderita penyakit rematik. 

Jadi kebiasaan mandi di malam hari memang dapat memperparah penderita rematik. Namun mandi di malam hari tidak menyebabkan timbulnya penyakit rematik. 

Selain itu, kebiasaan mandi malam juga akan memperburuk proses penuaan dini. 
Saat terkena air dingin, maka tubuh bisa mengalami penurunan suhu dan menjadi stress. Sehingga untuk menyeimbangkan kembali suhu tubuh, maka akan terjadi peningkatan aliran darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh. 
Oksigen yang meningkat akan mempercepat pernapasan, sehingga kalori yang dibutuhkan juga akan semakin meningkat, akibatnya lanjutannya hasil metabolismenya akan cenderung “menumpuk”. 
Dan ketika hal seperti ini terjadi secara terus menerus dan dalam waktu yang lama, maka dapat mempercepat proses penuaan. 
Padahal kembali kepada hubungan sebab akibat di atas, ketuaan seseorang juga akan mempengaruhi timbulnya penyakit rematik. 

Namun hal di atas bukanlah satu-satunya penyebab timbulnya penyakit rematik. Masih ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit rematik, seperti faktor keturunan, faktor eksternal, kondisi psikologi, kebiasaan, dan lain sebagainya. 

Jadi meskipun kebiasaan mandi malam tidak akan menimbulkan penyakit rematik namun sebaiknya tidak dijadikan sebuah kebiasaan. 

Kalau sekali dua kali sih boleh saja dan aman-aman saja. 
Lihat juga :