-->

Agar Bayi Kelak Dikaruniai Kebaikan, Panjatkan Doa Bayi Ini Ketika Kandungan Berusia 4 Bulan


Bagi satu pasangan, saat-saat dimana sang istri mendapatkan kehamilan merupakan sebuah karunia yang sangat besar dan membahagiakan. Sehingga sangat patut untuk disyukuri. 
Menurut ajaran Islam, secara singkat proses terjadinya janin dimulai dari bertemunya air mani dengan sel telur, sehingga terjadi pembuahan. Menjadi segumpal darah, kemudian segumpal daging, kemudian menjadi janin. 

Setelah melalui proses dalam satu hari, satu minggu, satu bulan hingga mencapai 4 bulan, oleh Sang Maha Pencipta kemudian “ditiupkanlah” ruh, ke dalam janin yang tumbuh di kandungan sang ibu. 
Dan pada saat inilah, ketika ruh telah ditiupkan dan bersemayam, maka fase kehidupan sebagai seorang manusia telah dimulai. 
Karena itulah ketika usia kandungan telah mencapai usia 4 bulan, merupakan saat yang paling istimewa. Karena itu pula, beberapa orang tua ( di jaman dulu ) terkadang melakukan “selametan” atau hajatan ketika usia kandungan ibu telah mencapai 4 bulan. 
Tujuanya, tentu saja sebagai wujud rasa syukur dan mendoakan agar bayi yang dikandung oleh ibu, kelak bisa menjadi seorang anak yang dikaruniai dengan kebaikan, berguna bagi agama, orang tua dan bangsa. 

Saat ini mungkin sudah cukup jarang orang yang melakukan “selametan” ketika usia kandungan ibu telah mencapai 4 bulan. 
Namun sebagai umat Islam, ketika usia kandungan telah mencapai 4 bulan, dimana fase kehidupan sebagai seorang manusia bagi bayi baru dimulai, ayah ibu dianjurkan untuk berdoa dan bermohon kepada Allah SWT, agar sang bayi kelak menjadi anak yang dikaruniai dengan kebaikan dan tumbuh sebagai manusia yang berakhlak mulia. 

lafal doa untuk bayi dalam kandungan

Doa apa yang harus bapak ibu panjatkan ? 

Agar bayi kelak dikaruniai kebaikan, cobalah panjatkan lafal Doa ini ketika kandungan berusia 4 bulan : 


"Allahummahfazd waladii maadaama fii bathnika wasyfihi anta syaafil laa syifaa illa syofaauka syifaa allaa yughaadiru saqama. 
Allahumma showwirhu hasanata watabbit qalbahu iimaanambika wabi rasuulika. Allahumma akhrijhu mimbathnii waqta wilaadatii sahlaw watasliimaa. 
Allahummaj'alhu shohiihan kaamilaw wa'aaqilan hadziqon 'aliman 'aamilaa. 
Allahumma thowwil 'umrohu washohhih jasadahu wahasan khuluqohu wafshoh lisaanahu wa ahsin shoutahu liqirooatil hadiitsi walquraani bibarakati muhammadin shollallahu 'alaihi wa sallam. walhamdulillahi robbil 'aalamiin." 

Artinya: 

"Ya Allah, peliharalah dia selama berada dalam kandungan ibunya. Sehatkanlah dia, karena sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang bisa menyehatkan. Tiada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikitpun. 
Ya Allah, Bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang bagus dan tetapkanlah hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu. 
Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna. 
Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya. 
Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya, fasihkanlah dan merdukanlah suaranya untuk membaca Alquran dan Alhadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. 
Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam." 

Lihat juga :